Minified!

Minified!
prepare to be... MINIfied!

Sunday, March 23, 2008

Jal-Sak, Bil-Rus...


Di Jakarta sekarang ada fenomena baru... Jalanan rusak parah tapi yang dilakukan malah penebangan pohon. Bahkan ada berita yang mengatakan bahwa pemerintah sudah mendapatkan solusi untuk jalan rusak ini: Bahwa di tiap ruas jalan rusak akan dipasang rambu yang bertuliskan "Hati-Hati Jalan Rusak". Brilian!

 

Ditengah-tengah kerusakan jalan yang semakin menghebohkan ini (jauh lebih heboh daripada gaya bicara Cinta Laura), terdapat kepastian. Pasti jalanan-jalanan rusak tersebut tidak akan segera dibetulkan, pasti kemacetan akan bertambah, pasti biaya akan bertambah gara-gara jalanan rusak, dan selusin "kepastian" lainnya. Jalanan yang rusak akan memperlambat laju kendaraan, yang akan mengakibatkan penumpukan kendaraan di satu titik, yang akan mengakibatkan kemacetan di titik tersebut, yang akan mengakibatkan -kalau ditambahkan dengan pengemudi yang tidak disiplin, bajaj nyelonong, bis/mikrolet nge-tem, tukang jualan di trotoar, banjir genangan air- kemacetan lebih dari luar biasa di Jakarta. Saking lebih dari luar-biasanya sampai-sampai tidak ada kata dalam sejarah linguistik peradaban manusia yang dapat mendefinisikannya.

 

Sementara itu, dalam kondisi jalan rusak jalur busway malah diharuskan steril dari semua kendaraan dalam kondisi apapun. Oke... Bang Foke, kayaknya kita sama-sama sudah tahu kalau busway yang dari awalnya tidak menyelesaikan kemacetan, sekarang malah jadi sumber kemacetan baru. Tapi pihak Pemda DKI, Polda, dan Ditlantas malah berantem masing-masing. Pihak DKI keukeuh dengan sterilisasi busway, sementara polisi merasa bahwa kalau kemacetan sudah diluar kendali (which is, like, always out of control) maka jalur tersebut haruslah bisa dipakai untuk meringankan beban jalan.

 

Saya jadi paranoid, dengan ide-ide conspiracy theory bahwa jalanan sengaja dibiarkan rusak oleh Foke, dan pada saat bersamaan jalur busway harus steril dengan harapan jalanan semakin macet, dan orang-orang mau-tak-mau akan pindah ke busway, walaupun busnya belum tentu lewat 15 menit sekali, ac-nya mulai tidak dingin karena overcapacity dan pemberitahuan halte dalam bahasa Inggris yang salah-salah ("Please checks yours belongings").

 

Untuk sekarang, paling kita hanya bisa duduk di dalam mobil nungguin macet gara-gara jalanan rusak sambil terngiang kata-kata kayak dalam iklan pupuk buat jagung itu: "Jal Sak, Bil Rus. Jal Sak, Bil Rus" Jalanan Rusak, Mobil Rusak...